Kodim 1422/Maros Bersama Mahasiswa KKN Unhas dan Warga Bergotong Royong Bangun Jembatan di Desa Bontolempangan

Maros – Semangat gotong royong kembali ditunjukkan oleh prajurit Kodim 1422/Maros bersama Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin (Unhas) dan masyarakat Desa Bontolempangan, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, dalam pembangunan jembatan yang menjadi akses vital bagi warga.
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Danramil 1422-01/Lau, Mayor Inf. Khaedir Makkasau, ini merupakan wujud nyata sinergi antara TNI, kalangan akademisi, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan desa serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sejak pagi hari, personel TNI, mahasiswa KKN Unhas, dan warga bahu-membahu mengerjakan pembangunan jembatan, mulai dari pengangkutan material hingga proses pemasangan konstruksi. Kebersamaan yang terjalin mencerminkan kuatnya budaya gotong royong yang terus dipelihara sebagai modal utama dalam membangun daerah.
Mayor Inf. Khaedir Makkasau mengatakan bahwa pembangunan jembatan ini tidak hanya bertujuan untuk memperlancar mobilitas masyarakat, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“Melalui kegiatan gotong royong ini, kami ingin menunjukkan bahwa TNI selalu hadir di tengah masyarakat. Dengan bersinergi bersama mahasiswa dan warga, pekerjaan yang berat dapat diselesaikan dengan lebih cepat sekaligus mempererat tali silaturahmi,” ujarnya.
Keberadaan jembatan tersebut diharapkan mampu mempermudah aktivitas masyarakat, khususnya dalam menghubungkan antarwilayah, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta meningkatkan akses menuju fasilitas pendidikan dan pelayanan umum.
Masyarakat Desa Bontolempangan menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Kodim 1422/Maros, khususnya Koramil 1422-01/Lau, serta Mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin yang telah berpartisipasi aktif dalam pembangunan jembatan tersebut.
Melalui kegiatan ini, Kodim 1422/Maros kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir membantu mengatasi kesulitan rakyat di sekelilingnya, sekaligus memperkuat budaya gotong royong sebagai warisan luhur bangsa Indonesia.
