Pantang Menyerah Padamkan Karhutla, TNI-Polri, Manggala Agni dan Warga Berjibaku di Tengah Kepungan Api

Maros – Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakukan oleh aparat TNI-Polri bersama Manggala Agni, pihak Kehutanan dan masyarakat. Hingga Kamis malam, petugas masih berjibaku memadamkan kobaran api yang melanda kawasan hutan dan lahan.
Dalam upaya pemadaman, Babinsa, personel Polri, Manggala Agni serta masyarakat bahu-membahu memadamkan api dengan menggunakan peralatan yang tersedia, termasuk alat tradisional dan pompa air gendong. Kondisi medan yang cukup sulit serta luasnya area yang terbakar menjadi tantangan tersendiri bagi petugas di lapangan.
Sementara itu, untuk mendukung proses pemadaman, turut dikerahkan 5 unit alat semprot punggung dan 3 unit motor Babinsa sebagai sarana mobilisasi personel menuju titik-titik api.
Petugas bersama masyarakat terus berupaya melakukan penyekatan dan pemadaman secara manual guna mencegah api semakin meluas. Semangat gotong royong ditunjukkan seluruh unsur yang terlibat meskipun harus bekerja dalam kondisi medan yang berat.
Berdasarkan laporan sementara, luas hutan dan lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai ±80 hektare. Tidak terdapat korban jiwa maupun personel yang mengalami kerugian dalam penanganan tersebut.
Hingga pukul 23.30 WITA, api belum berhasil dipadamkan secara keseluruhan (100 persen). Tim gabungan masih melakukan upaya pemadaman dan pemantauan terhadap titik-titik api untuk mencegah munculnya kembali kobaran serta mengantisipasi meluasnya kebakaran.
Keterlibatan TNI-Polri, Manggala Agni, Kehutanan dan masyarakat dalam penanganan Karhutla menjadi bukti nyata sinergi dan kepedulian bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan serta melindungi wilayah dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.
